Torehkan Kisah Literasimu
By Pratiwi Rednaningdyah ▲ Active Writer  /  21 November 2017
Para Birokrat, Menulislah!
By Rudy M. Harahap ▲ Active Writer  /  24 April 2017
Perlunya Penulisan Reflektif Bagi Birokrat
By Pratiwi Rednaningdyah ▲ Active Writer  /  13 Februari 2017
Benarkah Birokrat Jarang Menulis?
By Dody Dharma Hutabarat ♥ Associate Writer  /  12 Februari 2017
Mengapa Menulis
By Nur Ana Sejati ◆ Professional Writer  /  3 Februari 2017

Mandalika

aku mencari senyum polos anak-anak di pantaimu, Mandalika wajah mereka memerah terpajan sinar mentari berlari-lari mengejar turis menjajakan pernak-pernik gelang, kalung, dan tumpukan tenun tak kenal lelah menjemput rezekiNya Mandalika kecantikanmu terhampar indah di...

Senyum Yang Kurindu

di tepi kawah yang berpijar izinkan kukenang kembali senyummu meski aku gagal memilikinya kurangkai sosokmu di benakku kubiarkan terikat di dalam angan agar aku tetap bisa memelukmu dadaku sesak direjam kehilangan sepi mengabut di mataku sukma serasa tercabut dari...

Bukan Penampilan yang Menyelamatkanku

Saat itu, tak seperti dulu Semuanya serba kaku Atasan dan teman menjauhiku Aku serasa di tempat yang baru Tak sepatah pun kata menyapa Hanya tatapan penuh curiga Senyum terpaksa pun kutrima Seolah aku makhluk hina Bak pelaku tindakan tercela Ya Ini bukan salah...

Mengulang Kesuksesan Pilpres dengan Program Padat Karya Tunai

Jokowi ternyata ingin mengulang keberhasilan presiden sebelumnya—SBY—untuk menang mudah pada periode kedua. Setelah cukup gencar mendekati kelompok keagamaan dan merekrut kembali PNS, ia meluncurkan Program Padat Karya Tunai.

Padahal, Ketua Umum PDIP Megawati, partai yang mengusung Jokowi, dulu sangat menentang program ini ketika digencarkan oleh SBY. Waktu itu sangat populer wacana “kail” versus “ikan”. Itulah politik.

Karenanya, janganlah Anda pernah menjadi “tuna politik”!

 

 

Daftarkan email Anda untuk berlangganan setiap tulisan baru yang diposting di blog ini dan menerima pemberitahuan pesan baru melalui email.

Bergabung dengan 671 pelanggan lain

“Senyum Yang Ku Rindu” (Karya: Andi P. Rukka. Suara: Joko Pitono)

“Mandalika” (Karya: Edrida P. Suara: Joko Pitono)

Brainy Quote 1

Tahukah engkau semboyanku? Aku mau! Dua patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung dan membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata ‘Aku tiada dapat!’ melenyapkan rasa berani. Kalimat ‘Aku mau!’ membuat kita mudah mendaki puncak gunung.

(R.A. Kartini)

Brainy Quote 2

Success is no accident. It is hard work, perseverance, learning, studying, sacrifice, and most of all, love of what you are doing or learning to do.

(Pele)

Brainy Quote 3

Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Kita bisa dan lebih baik mengambil manfaat dari kelebihan orang daripada sibuk dengan kekurangannya.

(KH. Ahmad Mustofa Bisri)

Brainy Quote 4

Hambatan terbesar untuk sukses adalah rasa takut akan kegagalan.

(Sven Goran Eriksson)

Brainy Quote 5

Everybody is a genius. But, if you judge a fish by its ability to climb a tree, it will spend its whole life believing that it is stupid.

(Albert Einstein)

Buletin

Memimpin Perubahan: Dari Pendekatan Formal ke Informal
unduh

Pernyataan Sikap

Menyikapi Pelaksanaan Netralitas Profesional Birokrasi
unduh

 

 

 

 

Buletin

Penggunaan Pengendalian Secara Stratejik
unduh

 

 

Paparan

Paparan Editor in Chief BM Pada Diskusi Publik di Makassar
unduh

 

error: