PPI Auckland mendukung Novel Baswedan (Foto: Dok. PPI Auckland)

 

Keprihatinan mendalam atas peristiwa yang menimpa Novel Baswedan kembali ditunjukkan oleh masyarakat Indonesia. Kali ini suara dukungan tersebut datang dari Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Auckland, Selandia Baru.

Dalam siaran pers berjudul “Solidaritas Untuk Novel Baswedan” tertanggal 16 April 2017, Ketua PP Auckland menyatakan sikap keprihatinan PPI Auckland atas peristiwa tidak beradab yang dialami oleh Novel Baswedan yang kini menjadi Kasatgas Penyidik dalam kasus proyek e-KTP itu. Berikut ini adalah isi Press Release secara lengkap:

 

Auckland, 16 April 2017

Solidaritas untuk Novel Baswedan.

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mempunyai konstitusi dasar Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945 (UUD 1945). Konstitusi tersebut menyebutkan bahwa negara melindungi seluruh warga negara Indonesia dalam persamaan hak, perlindungan hukum dan kemanusiaan. Hanya, gejala yang saat ini berkembang di NKRI adalah perubahan kultur individu, egoisme dan mementingkan kepentingan individu atau kelompok tertentu. Hal ini dapat menimbulkan implikasi seperti kejadian kekerasan dan vandalisme. Hal ini juga tidak sesuai dengan hak asasi manusia untuk merasa hidup aman dan tidak takut dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Serangan fisik kepada salah satu penyidik KPK beberapa saat yang lalu merupakan bentuk pelanggaran terhadap hak dasarnya sebagai warga negara untuk mendapatkan perlindungan dan rasa aman dan menyebabkan implikasi yang meluas seperti ketakutan akan keamanan dan kondusifitas di NKRI.

Perhimpunan Pelajar Indonesia Auckland (PPI Auckland) prihatin setelah mendapat kabar tentang kejadian yang menimpa salah satu penyidik KPK, Saudara Novel Baswedan. Kami berharap beliau mendapat keadilan dan perlindungan hukum atas apa yang menimpa beliau dan berdoa atas kesembuhannya agar dapat kembali bekerja untuk menjaga nilai keadilan di masyarakat dalam pemberantasan korupsi.

Kami juga senantiasa berdoa agar NKRI tetap menjadi negara yang aman, tentram, dan menjunjung tinggi nilai-nilai seperti yang sudah ditulis dalam nilai-nilai Pancasila dan konstitusi UUD 1945.

 

Terima Kasih,

 

Yuris Ramadhan

Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia Auckland

PPI Auckland

 

 

error: