tidurlah anakku

dalam dekap hangat lengan ibumu,

besok

tidurmu mungkin gelisah

rumahmu jauh dari rasa aman

kampungmu sepi dari tenteram

negerimu lengang dari sejahtera

karena di kepala para pejabat

kau bukan VIP

 

 

menyusulah anakku

dalam kelimpahan air susu ibumu,

nanti

makanmu mungkin tak cukup

tanahmu sudah tak subur

bumimu sudah rengkah kekeringan

karena di pikiran para penguasa

tak perlu menyisakan apa-apa untukmu

karena engkau hanya salah satu

pemberi suara

 

 

tertawalah anakku

dalam hangat belai asuhan kami,

kelak

perjuangan hidupmu akan keras

keceriaan menguap dari matamu

hawa panas menampar wajahmu

karena kebahagiaan semakin mahal

dan yang tersisa

tinggal air mata

 

 

Andi P. Rukka ◆ Active Writer and Active Poetry Writer

ASN di Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Wajo. Tulisan Andi P. Rukka sangat khas, berusaha mengkritisi ketidakberdayaan sebagian besar birokrat di negeri ini.

error: