Pak Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyatakan Indonesia kelebihan ASN, tetapi kekurangan ASN yang kompeten.

Too many, but not enough,” katanya.

Bukankah hal inilah tugas utama Pak Menteri? Meningkatkan kompetensi ASN dan mengurangi ASN yang berlebihan. Kalau Pemerintah Indonesia gagal meningkatkan ASN yang kompeten, berarti Pak Menteri juga yang gagal menjalankan tugas utamanya.

Ayo Pak Menteri, tetap semangat membangun kompetensi ASN Indonesia! Rumahkan segera ASN yang tidak kompeten dan berlebihan itu.

error: