Penulis: ARDENO KURNIAWAN*

Penerbit: BPFE UGM

Korupsi, itulah masalah yang sangat menghantui bangsa Indonesia. Setiap hari kita menyaksikan berbagai macam kasus korupsi di negeri ini dalam berbagai macam bentuk, seakan-akan korupsi telah menjadi sebuah keniscayaan di Nusantara. Seiring berjalannya waktu, praktek korupsi di Indonesia bukannya semakin menurun namun justru semakin merajalela.

Alatas mengemukakan bahwa terdapat tiga tahap korupsi dalam sebuah negara. Salah satu tahap tersebut adalah tahap dimana korupsi telah merajalela dan menyebar ke semua sektor dan seluruh kegiatan harus melalui praktek suap agar dapat berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan. Apabila melihat apa yang terjadi pada saat ini di negeri ini, maka dapat dikatakan bahwa kondisi Indonesia hampir sama dengan apa yang dikemukakan oleh Alatas.

Oleh karena itu, pemahaman mengenai apa saja jenis-jenis tindak pidana korupsi adalah hal yang wajib. Agar kita dapat menjauhi dan memberantas tindak pidana korupsi maka pertama-tama kita harus memahami apa sajakah jenis-jenis tindak pidana korupsi, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001. Apabila kita tidak mengenali apa saja tindak pidana korupsi, lalu bagaimana kita dapat menjauhi perbuatan-perbuatan yang termasuk dalam tindak pidana korupsi?

Melalui buku yang berjudul Korupsi Di Indonesia: Keuangan Negara, Birokrasi dan Pengendalian Intern, penulis membahas mengenai berbagai macam aspek yang terdapat dalam 7 macam tindak pidana korupsi di Indonesia secara komprehensif. Melalui buku ini, pembaca akan memperoleh pemahaman akan tindak pidana korupsi yang lengkap, mulai dari tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara, penyuapan, gratifikasi, pemerasan hingga penyalahgunaan kewenangan.

Latar belakang diperlukannya pemahaman tersebut adalah karena tidak semua penyelenggara negara, pejabat publik serta aparat sipil negara mengetahui dan memahami apakah perbuatan yang dilakukannya merupakan tindak pidana korupsi atau tidak. Aspek-aspek tindak pidana korupsi itu sangatlah luas, sehingga tanpa pemahaman yang baik mengenai aspek-aspek tindak pidana korupsi maka dapat saja para pejabat publik dan penyelenggara negara terjerumus dalam tindak pidana korupsi tanpa disadarinya.

Melalui buku ini, masyarakat dan khalayak umum juga dapat memahami apa saja tindak pidana korupsi sehingga mereka akan dapat menjauhi praktek korupsi ketika berinteraksi dengan birokrasi. Mahasiswa dan kalangan intelektual juga dapat membaca buku ini untuk meningkatkan wawasan mereka mengenai aspek-aspek tindak pidana korupsi.

Selanjutnya buku ini akan membahas mengenai hubungan antara korupsi dengan keuangan negara. Diawali dari pengertian keuangan negara itu sendiri, bagaimanakah kedudukan keuangan negara yang dipisahkan dalam tatanan keuangan kenegaraan, berbagai macam dimensi kerugian keuangan negara serta bagaimana cara melakukan perhitungan kerugian keuangan negara secara umum.

Buku ini juga membahas mengenai bureaucratic corruption, yaitu korupsi yang terjadi di dalam birokrasi pemerintahan dan cara-cara untuk mencegahnya. Raison d’etre (alasan) diperlukannya pembahasan mengenai birokrasi dalam buku ini adalah karena dengan kewenangan yang dimilikinya maka birokrasi sangat rentan terhadap perilaku tertentu, yang disebut dengan rent seeking behaviour (pemburu rente) di lingkungan pejabat publik dan penyelenggara negara.

Terakhir, buku ini membahas mengenai upaya-upaya yang telah dilakukan negeri ini untuk mencegah terjadinya korupsi di birokrasi pemerintahan. Diawali dari pemaparan mengenai implementasi Zona Integritas, dilanjutkan dengan strategi-strategi pencegahan korupsi yang terdapat dalam Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (Stranas PPK) hingga Sistem Pengendalian Intern Pemerintahan. Masing-masing upaya tersebut, terutama Sistem Pengendalian Intern Pemerintahan, dibahas dengan mendetil dalam buku ini.

Buku ini sangat bermanfaat dibaca oleh penyelenggara negara, pejabat publik, aparat sipil negara, pemerhati korupsi, golongan intelektual, mahasiswa hingga masyarakat umum yang ingin memahami seperti apa praktek korupsi dan bagaimana cara-cara serta metode yang dapat diterapkan untuk mencegah  agar korupsi tidak terjadi di Indonesia.

Anda dapat memiliki bukunya dengan melakukan pemesanan di sini.

 

 

Ardeno Kurniawan ▲ Active Writer

Auditor pada Inspektorat Kabupaten Sleman. Kecintaannya pada menulis diwujudkannya dengan menulis buku-buku yang sudah banyak dia terbitkan.

error: